Langsung ke konten utama

Postingan

buat link dalam gambar

Tradisi dan Amaliah NU - Aswaja an-Nahdliyyah

TRADISI DAN AMALIAH DALAM NU Ø Bagaimana Konsep Bid’ah dalam Perspektif Aswaja Ø Apa saja  jenis Bid’ah & Klasifikasinya Ø Bagaimana Bid’ah Hasanah dari masa ke masa Ø Memahami makna Tradisi dalam konteks Aswaja Ø Apa h akekat Amaliyyah NU Ø Apa dalilnya tentang Tradisi dan Amaliyyah NU Beberapa persoalan pokok tersebut dapat diketahui secara lengkap tetapi ringkas dalam  MATERI ini. Selamat membaca .... dan mengamalkannya!!! Aku bangga jadi Wong NU ================= Ditulis oleh: H. Mahlail Syakur Sf. (Dosen FAI Unwahas, Ketua LTN PWNU Jawa Tengah) 

Terminologi al-Qur`an-Syakur

MENGENAL AL-QUR`ÂN (Terminologi dan Fungsi) oleh Mahlail Syakur Sf.     A. AL-QUR’AN DAN BEBERAPA NAMANYA Menggagas al-Qur`ân berarti mengajak pembaca untuk memahami wahyu terakhir yang hingga kini masih menuntut perhatian banyak kalangan untuk mengkajinya. Sebagai umat Islam tentu kita telah mengerti dan mengenal wahyu yang diturunkan kepada nabi terakhir, Muhammad saw. ibn ‘Abd Allâh, yakni al-Qur`ân. Namun kita perlu mengenal Iebih dekat lagi akan hakekatriya.  Apakah al-Qur`ân itu hanya sekadar bacaan, ataukah juga merupakan pedoman bagi orang beriman, atau bagi seluruh ummat manusia?  Bagaimanakah Ia diturunkan?  Nama apakah yang sebenarnya paling sesuai baginya?  Untuk apa ia diturunkan? Bagaimana kita harus mengetahui dan mempelajarinya?  1. Pengertian al-Qur`ân  Ditinjau dari segi bahasa, secara umum diketahui bahwa kata al-Qur’án (القران) berasal dari kata Qara`a (قرأ) yang merupakan isim musytaq dengan bentuk...

Wong NU iku ...

Ngaku Wong NU ?  Sudah laaah ...!!?? Nggak usah lebay ngaku-ngaku ikut NU lah!!! , karena yang namanya ikut NU itu ya ikut kebijakan pimpinan NU. Sebab pimpinan NU adalah yang telah diputuskan oleh ijma' 'ulama NU melalui forum Muktamar NU atau Musyawarah Nasional, yang di sana tentu saja ada para sesepuh NU yang duduk dalam ```AHWA```. Kalian yang saat ini ngaku-ngaku hanya mau ikut NU masa lalu, tidak mau ikut NU masa kini, adalah ```ALASAN KALIAN SAJA```. Sebab, seandainya kalian hidup di masa para pendahulu NU pun, paling juga berada di barisan para penyinyir NU masa lalu. Tetap jadi penghujat Kyai-kyai NU pada zamannya. NU sudah kenyang pengalaman dari masa ke masa dinyinyirin, difitnah oleh orang-orang yang ngaku NU. Sebab orang model kalian ini selalu ada dari masa ke masa. * Jaman sekarang, jaman Kyai Said Aqil Siradj, pimpinan NU kalian tuduh syiah, liberal, sesat, kafir, dll. * NU di zaman Kyai Hasyim Muzadi, juga kalian tuduh Syiah karena pembelaanny...

Silabus Ulum al-Qur'an - Unwahas

SILABI 'ULUM AL-QUR`AN Bobot : 2 SKS Prodi : PAI, HES, PGMI Pengampu: H. Mahlail Syakur Sf., M.Ag. Tujuan Pembelajaran Pembelajaran ‘Ulum al-Qur`ân secara umum bertujuan untuk membekali mahasiswa agar mengetahui, mencermati, memahami ‘Ulum al-Qur`ân dengan bermcam-macam pokok pembahasannya yang diperlukan sebagai alat untuk memahami al-Qur`ân sebagai sumber utama ajaran Islâm, dan dapat mengambil serta mengamalkannya dalam kehidupan beragama dan sosial keagamaan.   Tema Kajian I.  TERMINOLOGI AL-QUR`ÂN Pengenalan istilah al-Qur`ân Pengenalan istilah al-Qur`ân Nama lain al-Qur`ân Kedudukan dan Fungsi al-Qur`ân Fungsi al-Qur`ân Dalil Kehujjahan al-Qur`ân II. ‘ULUM AL-QUR`ÂN Definisi UQ    Tujuan mempelajari UQ Urgensi UQ dalam Studi Islâm Ruang lingkup UQ   III. SEJARAH UQ Pertumbuhan UQ dan Perkembangannya  UQ di Indonesia IV.  ‘ILMU NUZUL AL-QUR`ÂN Pengertian Nuzul al-Qur`ân Tahapan Nuzul al-Qur`ân Wahyu pertama dan terakh...

Hukum Menyentuh al-Qur'an Terjemahan - MS2F

Hukum Menyentuh Terjemah al-Qur'an oleh M. Syakur Sf.  Membaca al-Qur'an terjemahan saat ini sudah banyak dilakukan oleh siapa pun, khususnya orang-orang yang ingin mengetahui kandungan arti kata yang terlafalkan dalam al-Qur'an. Bagi orang yang tak memiliki pengetahuan bahasa Arab yang memadai, al-Qur'an terjemahan pun menjadi solusi paling mudah. Masalahnya adalah apakah al-Qur'an terjemahan statusnya sama dengan al-Qur'an tanpa terjemah, sehingga dalam memegang dan membawanya wajib dalam keadaan suci dari hadats? Atau hukumnya berbeda? Kaidah Umum Kaidah yang harus diketahui sebelum menjawab pertanyaan ini adalah bahwa al-Qur'an menjadi hilang kewajiban memegang dalam keadaan suci ketika di dalamnya lebih dominan penafsiran al-Qur'an dari pada teks asli al-Qur'an dalam segi hurufnya. Dalam artian, jika jumlah huruf al-Qur'an dikalkulasikan (menurut sebagian pendapat, jumlah huruf Al-Qur’an sebanyak 162.671) masih tidak seband...