Langsung ke konten utama

Hikmah Puasa dan Membaca al-Qur`an - FAI Unwahas

Hikmah Puasa dan Membaca al-Qur`ân
– Khataman Tadarrus FAI 2020 -
H. Mahlail Syakur Sf.



1. Hikmah berpuasa 

Setidaknya ada 9 hikmah dari ibadah puasa berdasarkan al-Qur`an dan hadits. 
a.  Puasa sebagai perinta jelas, lugas, dan tegas bagi orang beriman;
b. Pahala puasa berbeda dengan ibadah lainnya;
c. Pahala berpuasa merupakan rahasia Allâh;
d.Puasa berfungsi sebagai Perisai (junnah) atau Alat Pelindung Diri (APD);
e. Perubahan bau mulut karena puasa lebih harum di sisi Allâh daripada aroma misik (rih al-Misk);
f. Orang berpuasa memperoleh dua kebahagiaan;
g. Orang berpuasa diampuni dosanya yang berlalu seperti bayi;
h. Orang berpuasa mendapat panggilan khusus di surga;
i.  Puasa akan menjadi syafa’at di hari kiamat.

2. Hikmah membaca al-Qur`ân
a.  Pembaca al-Qur`ân dan pendengarnya diberikan pahala;
b. Pendengar bacaan al-Qur`ân diberikan pahala yang berlipat;
c.  Pahala membaca satu huruf al-Qur`ân = sepuluh kebaikan;
d.  Pembaca al-Qur`ân yang mengalami kesulitan tetapi bersungguh-sungguh diberikan dua pahala;
e.  Pembaca al-Qur`ân yg lancar akan bersama para Malaikat yang santun; 
f.  Al-Qur`ân akan menjadi penutup kekurangan (syafa’ah) bersama puasa Ramadlan di hari kiamat;
g. Bacaan al-Qur`ân menjadi hiasan toga (taj) bagi pakaian orangtuanya pada hari kiamat;
h. Al-Qur`ân berfungsi sebagai dzikr;
i.   Bacaan al-Qur`ân menjadi hiburan (busyra) bagi orang beriman.  

Hikma-hikmah tersebut secara lengkap dapat dibaca di TULISAN ini.

==================
Penulis: H.mahlail Syakur Sf. (Dosen FAI Unwahas, Ketua LTN PWNU Jawa Tengah)  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metode Penelitian Tafsir Kependidikan-Syakur

  Metode Penelitian Tafsir Kependidikan H. Mahlail Syakur Sf. Dosen UQ FAI Unwahas e-mail: syakur@unwahas.ac.id    Al-Qur`ân dalam konteks penurunannya telah menembus batas ruang dan waktu yang tidak tidak terbatas pada situasi yang hanya membutuhkan waktu sehari-semalam. Ia diturunkan secara tanjim atau munajjam dengan proses yang panjang terbentang selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Pada kondisi yang demikian al-Qur`ân sangat dimungkinkan untuk bisa memberikan jawaban atas persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat di mana ia diturunkan. Tahap demi tahap ayat-ayatnya diturunkan sesuai dengan perkembangan psikologi masyarakat Arab ketika itu. Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan perubahan tatanan sosial al-Qur`ân dipersiapkan sebagai petunjuk ( huda ) oleh Tuhan Sang Pengatur jagad dengan berbagai konsep yang dapat diakses oleh manusia dalam melakukan tugas hidupnya di muka bumi sebagai khalifah.   Tugas ini menuntut manusia untuk melengkapi diri denga...

Ujaran Kebencian dalam Islam - NU

MENEBAR UJARAN KEBENCIAN DLM ISLAM ADALAH BAGIAN DARI KEMUNGKARAN Dibaca oleh Mahlail Syakur Sf.  Ujaran kebencian ( hatespeach ) masuk kategori perbuatan tercela ( akhlaq madzmumah ). Karena itu ia haram dilakukan untuk kepentingan apa pun, termasuk untuk tujuan kebaikan seperti dakwah atau amar ma’ruf nahi munkar. Demikian kesepakatan forum Sidang Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu'iyah Musyawarah Nasional Alim Ulama 2018 yang digelar di Pondok Pesantren Darul Falah, Jalan Banda Seraya 47, Kecamatan Pagutan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. “Amar-ma’ruf dan nahi-munkar juga tidak bisa dilakukan dengan kemunkaran karena mengajak kebaikan juga harus dilakukan dengan kebaikan. Oleh karena itu, amar-ma’ruf dan nahi-munkar tidak dapat dibenarkan melalui ujaran kebencian yang dalam Islam merupakan bagian dari kemunkaran”", kata Wakil Sekretaris Lembaga Bahtusul Masail PBNU, Mahbub Ma’afi usai membacakan rumusan sidang komisi sebagaimana rilis yang diterima isla...

Tradisi dan Amaliah NU - Aswaja an-Nahdliyyah

TRADISI DAN AMALIAH DALAM NU Ø Bagaimana Konsep Bid’ah dalam Perspektif Aswaja Ø Apa saja  jenis Bid’ah & Klasifikasinya Ø Bagaimana Bid’ah Hasanah dari masa ke masa Ø Memahami makna Tradisi dalam konteks Aswaja Ø Apa h akekat Amaliyyah NU Ø Apa dalilnya tentang Tradisi dan Amaliyyah NU Beberapa persoalan pokok tersebut dapat diketahui secara lengkap tetapi ringkas dalam  MATERI ini. Selamat membaca .... dan mengamalkannya!!! Aku bangga jadi Wong NU ================= Ditulis oleh: H. Mahlail Syakur Sf. (Dosen FAI Unwahas, Ketua LTN PWNU Jawa Tengah)