Langsung ke konten utama

Postingan

Huruf Jar Ba` dalam Wahyu Pertama-MS2F

  HURUF JAR BA` DALAM WAHYU PERTAMA keywords: huruf jar, wahyu pertama Huruf jar merupakan salah satu tema dalam kajian ilmu nahwu yang memiliki keunikan tersendiri. Jumlahnya banyak dan masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda sesuai dengan kedudukannya yang sangat berpengaruh dalam suatu kalimat (jumlah mufidah). Para tokoh ahli di bidang ilmu ini dan para ahli al-Qur`an telah menjelaskan huruf-huruf jar dan ragam maknanya. Namun demikian tidak menutup kemungkinan ditemukan beberapa huruf jar dalam al-Qur`an menunjukkan makna lain dari kebiasaan persepsi. Di antaranya adalah huruf jar ba` dalam wahyu pertama (surat al-‘Alaq ayat 1-5).  Bagaimana makna fungsional huruf jar ba` dalam wahyu pertama?  Baca selengkapnya di MAKALAH atau pada link berikut ini 👍👉 https://bebasbayarkudus.blogspot.com/2018/07/huruf-jar-ba-dalam-al-quran-surat-al.html Penulis: H. Mahlail Syakur Sf. (Dosen UQ pada FAI Universitas Wahid Hasyim Semarang, Ketua LTN PWNU Jawa Tengah) ...

Ilmu Nuzul al-Qur`an-MS2F

‘Ilmu Nuzul al-Qur`ân Tema ini meliputi pembahasan: a.     Pengertian Nuzul al-Qur`ân b.     Fase Nuzul al-Qur`ân c.      Tahapan Nuzul al-Qur`ân d.     Mengenal Wahyu pertama dan terakhir e.     Metode Nuzul al-Qur`ân f.       Kodifikasi al-Qur`ân   g. Masa Pengembangan kodifikasi hingga sekarang   Silahkan baca buku UQ tentang Ilmu Nuzul al-Qur`an  

Metode Penelitian Tafsir Kependidikan-Syakur

  Metode Penelitian Tafsir Kependidikan H. Mahlail Syakur Sf. Dosen UQ FAI Unwahas e-mail: syakur@unwahas.ac.id    Al-Qur`ân dalam konteks penurunannya telah menembus batas ruang dan waktu yang tidak tidak terbatas pada situasi yang hanya membutuhkan waktu sehari-semalam. Ia diturunkan secara tanjim atau munajjam dengan proses yang panjang terbentang selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Pada kondisi yang demikian al-Qur`ân sangat dimungkinkan untuk bisa memberikan jawaban atas persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat di mana ia diturunkan. Tahap demi tahap ayat-ayatnya diturunkan sesuai dengan perkembangan psikologi masyarakat Arab ketika itu. Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan perubahan tatanan sosial al-Qur`ân dipersiapkan sebagai petunjuk ( huda ) oleh Tuhan Sang Pengatur jagad dengan berbagai konsep yang dapat diakses oleh manusia dalam melakukan tugas hidupnya di muka bumi sebagai khalifah.   Tugas ini menuntut manusia untuk melengkapi diri denga...

Ke-NU-an-MAKESTA-IPNU-IPPNU-2020

  KE-NU-AN Kajian Historis dan Ideologis H. Mahlail Syakur Sf., M.Ag. Pendahuluan Nahdlatul ‘Ulamâ` (NU) merupakan fenomena yang unik, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia muslim. NU adalah organisasi yang memiliki pengikut yang besar jumlahnya, organisasi non-pemerintah paling besar yang masih bertahan dan mengakar di kalangan bawah hingga kini. Nahdlatul ‘Ulamâ` (NU) pada awal pendirian ditulis dengan ejaan lama Nahdlatoel ‘Oelama . Secara harfiah Nahdlatul ‘Ulamâ` berarti kebangkitan orang-orang ‘alim (‘ ulama `) . Kata ‘ulama` di Indonesia --khususnya di Jawa—dipahami sebagai kumpulan ( jam’iyyah ) orang-orang ‘alim (cendekiawan muslim) dari pesantren. Dalam terma Nahdlatul Ulamâ kata ‘ulama` dikandung pengertian “para kyai kharismatik”. Dan dalam Qanun Asasi disebutkan bahwa NU adalah organisasi ( jam’iyyah ) yang lurus, bersifat memperbaiki dan menyantuni. Menurut Deliar, NU didirikan sebagai reaksi atas kemenangan Ibnu Sa’ud di Hijaz tahun 1...